Sabtu, 28 April 2012

apa itu jurnalistik

Pengertian atau definisi jurnalistik sangat banyak. Secara etimologi, jurnalistik berasal dari dua suku kata, yakni jurnal dan istik. Jurnal berasal dari bahasa Perancis, jounal, yang berarti catatan harian. Dalam bahasa Latin, juga ada kata yang hampir sama bunyi dan upacannya dengan journal yakni diurna, yang mengandung arti hari ini.

Pada zaman Kerajaan Romawi Kuno saat Julius Caesar berkuasa, dikenal istilah acta diurna yang mengandung makna rangkaian akta (gerakan, kegiatan, dan kejadian).Kata istik merujuk pada istilah estetika yang berarti ilmu pengetahuan tentang keindahan.
Keindahan dimaksud adalah mewujudkan berbagai produk seni dan atau keterampilan dengan menggunakan bahan-bahan yang diperlukan, seperti kayu, batu, kertas, cat, atau suara. Dalam hal ini meliputi semua macam bangunan, kesusastraan, dan musik.
Hasil seni dan atau keterampilan dimaksud mengandung nilai-nilai yang bisa diminati dan dinikmati manusia pengagumnya, karena keindahan tersebut mengandung makna yang luas, serta mencakup sifat-sifatnya yang obyektif dan subyektif.

Dengan demikian secara etimologis jurnalistik dapat diartikan sebagai “suatu karya seni dalam hal membuat catatan tentang peristiwa sehari-hari”. Karya seni dimaksud memiliki nilai keindahan yang dapat menarik perhatian khalayaknya (pembaca, pendengar, pemirsa), sehingga dapat dinikmati dan dimanfaatkan untuk keperluan hidupnya.

secara lebih luas, pengertian atau definisi jurnalistik adalah “seni dan keterampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun, dan menyajikan berita tentang peristiwa yang terjadi sehari-hari secara indah, dalam rangka memenuhi segala kebutuhan hati nurani khalayaknya, sehingga terjadi perubahan sikap, sifat, pendapat, dan perilaku khalayak sesuai dengan kehendak para jurnalisnya”.
setelah memahami apa itu jurnalistik semoga tmn" semua bisa menjadi seorang wartawan yang handal dalam mencari sebuah berita dan jangan lupa juga harus memenuhi 5w+1h agar berita yang kita cari dapat terinformasikan kepada khalayak dengan baik. Dalam mencari sebuah berita gunakan kata" yang mudah dicerna oleh khalayak agar khalyak dapat memahami berita yang kita informasikan.

5W ' 1H
5 W: Who, What, Where, When, Why
1 H: How


Who - Subyek berita (manusia) dalam sebuah artikel.
Siapa subyek dalam naskah yang ditulis itu? Dan lengkapi minimal dengan umur, supaya pembaca bisa langsung membayangkan sang subyek. Bahkan jika diperlukan, bisa juga profesi si subyek dijelaskan dalam artikel.
What - Pokok masalah dalam sebuah artikel, atau subyek kebendaan.
Where - Dimana peristiwa dalam tulisan itu berlangsung. Hati-hati: jika terjadi di sebuah kota/desa kecil, masukkan informasi tentang kota besar terdekat, sehingga pembaca punya perspektif jarak.
Misalnya: Kerusuhan Prancis bermula dari Clichy-sous-Bois, sebuah kota kecil 25 km sebelah utara Paris.
When - Kapan terjadinya peristiwa itu, mulai dari hari (Senin, Selasa, dst), tanggal (1,2, dst), tahun (2001? 1998?). Jika terjadinya lebih spesifik, jelaskan.

Umpamanya:
Hujan deras itu mengguyur sejak Minggu malam sampai Senin siang (jangan hanya “sejak Minggu sampai Senin”)
Why - Mengapa pokok masalah yang kita tulis itu bisa terjadi, dan kemudian dianggap penting?
How - Bagaimana proses kejadiannnya. Bagian ini biasanya menjelaskan runtutan sebuah proses.

what it called HDR photo

HDR or High Dynamic Range understood as a state or process of making images that contain a large range of dynamic range, the range of difference between a "light" and the "dark" is very large, called the dynamic range of exposure. HDR was formerly called HDRI (High Dynamic Range Imaging).

Definition HDR as a "process", some say less precise, but it was already popular on the forums so yes we are wearing.

Others say that HDR is a technique of digital non-destructive if the purpose of making a digital image file of a photo eksposurenyya berobjek same but different values ​​so that it has a dynamic range of areas of higher than normal digital images produced from digital cameras. The ultimate goal of making HDR file is processing to display a unique pattern on the object image.



Three Main Steps How to Create HDR photos:

A. Multi-Exposure
2. Merge
3. Tone-Map

In summary is as follows:
-Multi-Exposure: Make some of the same photo but different exposure. (Bracketing).
-Merge: Combine pictures with HDR Merge.
-Tone-Map: Map to Perform Tone Tone combined to set the darkness bright.

It was the three main steps to HDR, which is described in more detail. Each time you want to create HDR images, easy to remember there are three main steps in the process of HDR in the
"Multi-Exposure" / "Merge" / "Tone-Map"

So if there is a state of nature or portraits or anything in this world that contains a light and dark differences are very large (of the Dynamic Range) you can create HDR photos of the situation. Not always be daytime, nighttime is also a lot that contains HDR circumstances.

Jenis-Jenis Foto Jurnalistik


Jenis foto jurnalistik dapat diketahui melalui kategori yang dibuat Badan Foto Jurnalistik Dunia (World Press Photo Foundation). Kategori itu adalah sebagai berikut :


1. Spot Photo Foto spot adalah foto yang dibuat atau diambil dari peristiwa yang tidak terjadwal atau biasa disebut secara spontan. Misalnya foto peristiwa kecelakaan, kebakaran , dan perang. karena dibuat dari peristiwa yang jarang terjadi dan menampilkan konflik serta ketegangan maka foto spot harus segera disiarkan. dalam pengambilan foto ini , dibutuhkan keberuntungan dan keberanian saat pengambilan gambar. Memperlihatkan emosi subjek yang difotonya sehingga memancing emosi yang melihat hasil foto tersebut.

2. General News Photo Merupakan foto yang diabadikan dari peristiwa yang terjadwal, rutin, dam biasa. Temanya bisa bermacam-macam, yaitu politik, ekonomi dan humor. contoh foto badut pertunjukan.

3. People in The News Photo merupakan foto tentang orang atau masyarakat dalam suatu berita. Yang ditampilkan adalah pribadi atau sosok yang menjadi berita itu. Contoh foto Osama bin Laden, Mantan Presiden Soeharto, dll.

4. Daily Life Photo Adalah foto tentang kehidupan sehari-hari manusia dipandang dari segi kemanusiawiannya (human interest). Misalnya tentang foto pedagang alat musik.

5. Potrait Adalah foto yang menampilkan wajah seseorang secara close up dan "mejeng". Ditampilkan karena adanya kekhasan pada wajah yang dimiliki atau kekhasan lainnya.

6. Sport Photo Adalah foto yang dibuat dari peristiwa olahraga. Pada pengambilan foto ini, dibutuhkan peralatan foto yang memadai, karena objek dengan si pemotret berada pada jarak tertentu. Contoh foto pemain sepak bola ketika menekel lawan.

7. Science and Technology Photo Adalah foto yang diambil dari peristiwa-peristiwa yang ada kaitannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Misalnya pada foto-foto kedokteran, penemuan mikro chip komputer, dll.

8. Art and Culture Photo adalah foto yang dibuat dari peristiwa seni dan budaya. misalnya foto perhelatan seni Reog Ponorogo.

9. Social and Environment Adalah foto-foto tentang kehidupan sosial masyarakat serta lingkungan hidupnya. Contoh foto penduduk disekitar TPA Sampah dan kegiatannya.